Kotoran maggot yang sering kita sebut kasgot (bekas magot) menurut hasil penelitian para ahli merupakan bahan yang sangat kaya nutrisi bagi tanaman pada umumnya, oleh karena itu sangat layak apabila dia dinobatkan sebagai pupuk tanaman.
NUTRISI KASGOT PADAT
Kasgot padat (bekas maggot/frass dari Black Soldier Fly) mengandung unsur hara makro, unsur hara mikro, serta bahan organik yang lengkap untuk kesuburan tanah.
Berikut adalah kandungan nutrisi utama dalam kasgot padat:
1. Unsur Hara Makro (Utama)
- Nitrogen (N / N-total): Berkisar antara 3% hingga 4% (sangat baik untuk merangsang pertumbuhan daun dan batang).
- Fosfor (P / P₂O₅): Berkisar antara 3% hingga 5% (membantu perkembangan sistem perakaran dan pembungaan).
- Kalium (K / K₂O): Bervariasi di bawah 1% hingga lebih tinggi tergantung bahan baku media, berfungsi memperkuat ketahanan tanaman terhadap penyakit.
- Karbon Organik (C-organik): Memenuhi standar pupuk organik untuk memperbaiki struktur dan biologi tanah.
2. Unsur Hara Sekunder
- Kalsium (CaO): Mendukung kekuatan dinding sel tanaman.
- Magnesium (MgO): Berperan penting dalam proses fotosintesis.
- Sulfur (S): Membantu pembentukan protein dan enzim tanaman.
3. Sifat dan Kandungan Lain
- pH: Cenderung netral hingga sedikit basa/asam (umumnya berkisar 4 – 9 atau sekitar 7,7 tergantung proses pengomposan).
- Mikroorganisme Baik: Mengandung mikroba alami serta anti-mikroba dari sisa pencernaan larva BSF yang aman dan bermanfaat bagi media tanam. [1,
Cara aplikasi kasgot padat
Aplikasi kasgot (bekas maggot/kotoran maggot) padat sebagai pupuk organik idealnya dicampur dengan bahan yang kaya karbon (unsur C) atau media tanam porous, karena kasgot murni memiliki kandungan nitrogen (N) yang sangat tinggi. jika diaplikasikan langsung tanpa campuran dalam jumlah banyak, kasgot berisiko membuat akar tanaman "terbakar" (overdosis nitrogen).
Berikut adalah bahan-bahan terbaik untuk mencampur kasgot padat beserta rekomendasinya:
1. Bahan Campuran untuk Media Tanam (Ideal)
Untuk membuat media tanam yang pas, campurkan kasgot dengan perbandingan 1 bagian kasgot : 3 sampai 4 bagian bahan lain. Campuran terbaik meliputi:
- Tanah Topsoil (Tanah Lapisan Atas): Sebagai penyangga utama dan penyedia mineral mikro.
- Sekam Bakar atau Sekam Mentah: Menjaga media tetap gembur (porous) dan melancarkan sirkulasi udara di akar.
- Cocopeat (Sabut Kelapa Halus): Membantu mengikat air agar media tanam tidak mudah kering.
Formula Rekomendasi: 1 Porsi Kasgot + 2 Porsi Tanah + 1 Porsi Sekam Bakar + 1 Porsi Cocopeat.
2. Bahan Campuran untuk Meningkatkan Kualitas Kompos
Jika ingin diaplikasikan pada lahan luas atau perkebunan, kasgot bisa dicampur dengan:
- Kompos Daun Kering: Kaya akan karbon untuk menyeimbangkan rasio C/N kasgot yang tinggi.
- Arang Sekam: Mengikat nutrisi dari kasgot agar tidak mudah tercuci oleh air hujan.
- Dolomit (Kapur Pertanian): Jika tanah Anda terlalu asam, penambahan dolomit bersama kasgot membantu menstabilkan pH tanah.
Tips Tambahan Saat Aplikasi
- Gunakan Secukupnya: Karena kasgot termasuk pupuk "panas" (padat nutrisi), cukup taburkan 1–2 genggam di sekeliling perakaran tanaman dewasa, lalu timbun sedikit dengan tanah.
- Hindari Kontak Langsung dengan Batang Utama: Beri jarak beberapa sentimeter dari batang tanaman untuk mencegah pembusukan atau jamur
Secara ideal, kasgot padat (bekas maggot) harus dicampur dengan tanah topsoil (lapisan atas) dan bahan penggembur seperti sekam padi, sekam bakar, atau cocopeat jika ingin digunakan sebagai media tanam utama.
Kasgot padat memiliki kandungan nutrisi yang sangat tinggi dan pekat. Jika diaplikasikan langsung 100% tanpa dicampur bahan lain, sifatnya yang panas dan padat berisiko membuat akar tanaman "stres", sesak, hingga menyebabkan tanaman layu atau mati.
Berikut adalah panduan campuran dan cara aplikasi kasgot padat yang ideal sesuai tujuannya:
1. Racikan Campuran untuk Media Tanam (Pot / Polybag)
Untuk membuat media tanam yang subur, gembur, dan memiliki drainase yang baik, gunakan formula perbandingan berikut:
- Formula Standar: 1 bagian Kasgot : 2 bagian Tanah Topsoil : 1 bagian Sekam Padi/Sekam Bakar.
- Formula Penyemaian Bibit: 1 bagian Kasgot : 4 atau 5 bagian Tanah/Cocopeat (karena akar bibit muda lebih sensitif terhadap nutrisi tinggi).
2. Campuran untuk Pupuk Organik Tambahan (Pengayaan)
Jika Anda ingin meningkatkan kualitas kasgot sebelum diaplikasikan ke lahan luas, kasgot padat sangat ideal dicampur dengan:
- Kotoran Hewan (Kohe): Campurkan kasgot dengan kotoran sapi atau kambing, lalu biarkan atau fermentasi tertutup selama 14 hari agar teksturnya matang sempurna dan memperkaya mikroba tanah.
- Arang Sekam / Asam Humat: Membantu mengikat nutrisi kasgot di dalam tanah agar tidak mudah tercuci oleh air hujan.
Cara Aplikasi di Lapangan
- Sebagai Pupuk Dasar
(Sebelum Tanam):
Taburkan campuran kasgot dan tanah ke lubang tanam atau bedengan sekitar 50–100 gram per lubang, lalu diamkan beberapa hari sebelum bibit dipindahkan. - Sebagai Pupuk Susulan
(Tanaman Sudah Tumbuh):
Cukup taburkan 2–4 sendok makan kasgot di sekeliling pangkal batang (jangan menempel langsung pada batang utama) setiap 2–4 minggu sekali, lalu timbun sedikit dengan tanah dan siram dengan air.
Tips Penting: Pastikan kasgot padat yang Anda gunakan sudah berwarna kehitaman, tidak berbau menyengat, kering, dan teksturnya remah seperti pasir/tanah sebelum dicampur. Kasgot yang masih basah atau mentah rentan membawa hama gurem dan menjamur di tanaman
Secara sederhana salah satu carapemanfaatan kasgot bisa dilihat di link ini https://www.google.com/url?sa=i&source=web&rct=j&url=https://www.facebook.com/brmp.bengkulu/videos/ternyata-kasgot-bisa-dimanfaatkan-sebagai-pupuk-organikkitamulaicarabarutransfor/2046654829543914/&ved=2ahUKEwifyZ-YldmXAxVj8DgGHTv3MQEQ7r8SegoIAggACAAIKRAO&opi=89978449&cd&psig=AOvVaw2crL1Ix68IBp55dME8-afO&ust=1793155034727000
Tidak ada komentar:
Posting Komentar