Senin, 26 Oktober 2026

Awal perkenalan yang berlanjut budidaya dan produksi

Pada hari Selasa tanggal 28 Juli 2026 jam 09.00 kami (penulis) menghadiri undangan di Balai RW 14 kelurahan Manukan Kulon, kecamatan Tandes Surabaya. Undangan diprakarsai oleh sekelompok mahasiswa UNESA didampingi beberapa dosen dengan tema bhakti sosial dalam bentuk pembelajaran kepada masyarakat tentang Budidaya Magot. 

Pembelajaran ini diikuti sekitar 20 peserta (termasuk penulis yang usianya paling tua) dari masyarakat se wilayah RW 14. Dan kepada kami masing-masing para peserta oleh penyelenggara diberikan kelengkapan yang cukup menarik berupa sebuah biopond (bak plastik) yang sudah berisi (ditaburi) pur/fur pakan ayam yang sudah agak dilembutkan. Setelah melalui penjelasan yang cukup lama karena maunya lengkap dan bisa berhasil, kepada kami masing-masing juga diberikan sekitar 2 gram telur magot BSF untuk diletakkan di dalam biopond penetasan tersebut. Di akhir acara nomor-nomor HP kami dihimpun dalam suatu grup WA berjudul BUDIDAYA MAGGOT MANUKAN KULON sebagai sarana komunikasi dan interaksi.

Sebagai peserta tertua penulis merasa tertuntut untuk dapatnya mengikuti semua arahan dari pihak penyelenggara (utamanya para dosen) dan bisa menghasilkan produk-produk bermutu yang nantinya berguna bagi masyarakat luas. Dari pengamatan penulis ternyata Maggot ini sejak dalam bentuk telur, kemudian menjadi larva, pupa, sampai kotorannya (kasgot) semuanya bisa dinilai dalam rupiah. Apalagi jika melalui rekayasa lebih lanjut kiranya akan bisa menjadi barang komoditas yang bernilai tinggi.

Dalam pembelajaran berikutnya secara mandiri penulis berexperiment dengan peralatan seadanya, alhasil penulis sementara ini memberanikan diri menghadirkan produk-produk yang mulai ditawarkan ke masyarakat. Produk pertama adalah Larva Maggot kering yang berfungsi sebagai makanan tambahan (extra fooding) bagi berbagai hewan peliharaan baik di air, darat maupun udara. Produk kedua sebagai penyambut musim hujan yang mulai hadir, sekaligus sebagai penyemangat ibu-ibu PKK terutama diperkotaan yang lagi asyik menjalankan program Urban Farming. Produk ini berupa Pupuk Organik Cair dengan merk "Subur Jo" yang kami sulap dari bahan baku Kasgot (kotoran Maggot) yang nantinya mampu meningkatkan kesuburan tanah tanam sekaligus juga pemicu pertumbuhan bermacam-macam tanaman. Untuk selanjutnya kami juga ingin melayani kebutuhan akan telur maggot, larva segar, pupa yang siap menjadi lalat, tepung Maggot dan pupuk padat. Semuanya tergantung perkembangan selanjutnya sesuai kehendak Tuhan YME. Semoga......

Rabu, 21 Juni 2023

UTAMAKAN KESEHATAN ANDA

    Apapun aktivitas anda dan di manapun Anda berada maka satu faktor yang satu ini tidak boleh dilupakan begitu saja. Kesehatan Anda adalah modal utama, sedikit saja terganggu dan apalagi sampai dikatakan tidak sehat atau disebut sakit, maka bukan saja kenyamanan Anda akan berkurang dan bahkan musnah tetapi juga biaya yang dikeluarkan nantinya demi memulihkannya bisa saja menghabiskan seluruh kekayaan yang ada. Sungguh, kesehatan adalah anugerah Tuhan yang tiada ternilai harganya namun juga terkadang nampak sederhana saja dalam merawatnya atau memulihkannya.
    Merawat kesehatan adalah lebih utama dari pada memulihkan, padahal upaya merawat seringkali dan pasti lebih murah daripada mengupayakan kesembuhan, akan tetapi terlalu banyak jumlahnya diantara kita yang melupakan hal itu dan bahkan cenderung meremehkan perihal perawatan.
    Perawatan kesehatan sebagai upaya untuk tetap sehat dan tentunya juga tetap bugar bisa dilakukan secara sederhana asal kita selalu konsisten dalam menjaga keseimbangan antara aktifitas fisik dan non fisik/mental/rohani. Dengan selalu membangun pola hidup yang sangat kompleks menjadi seimbang, dengan cara menyeimbangkan antara pola gerak, pola istirahat, pola makan, pola pikir, pola berbicara, dan pola-pola lainnya, hal itu dilakukan dengan penuh kesadaran (tentunya dengan tidak melupakan kuasa Tuhan), kiranya kesehatan akan tetap terjaga dan usia akan relatif lebih lama.
    Salah satu upaya untuk menjaga kesehatan yang dilakukan para leluhur (nenek moyang kita) sejak jaman dahulu kala yang membuat mereka rata-rata berusia di atas seratus tahun adalah dengan mengkonsumsi JAMU. 
Jamu menurut istilah orang Jawa bisa diartikan sebagai ramuan (bisa dari bahan tumbuhan, bisa binatang, batu-batuan dsb.) yang dibuat sedemikian rupa untuk digunakan sebagai pengobatan penyakit, menjaga kesehatan, menambah kebugaran, menambah stamina dsb.
Untuk lebih mengenal perihal Jamu ini pembaca bisa mengklik link BERIKUT

Sabtu, 23 April 2016

Industri kreatif dalam era ekonomi kreatif

Perkembangan negeri kita sudah semakin tidak terbendung, tahun demi tahun, bulan demi bulan, hari demi hari bahkan demi jam demi menit demi detik, perubahan demi perubahan manjadi semakin marak. Dan itu terjadi di segala bidang kehidupan dan merambah hampir ke semua penghuninya termasuk kita-kita ini. Perubahan menuju masa depan yang lebih cerah dilakukan oleh hampir seluruh penghuni negeri ini dengan segala polah tingkahnya, walaupun terkadang juga merugikan bagi yang lainnya. Ada yang cepat ada yang lambat. Perubahan yang begitu cepat hanya akan bisa diimbangi dengan kreativitas yang tinggi, demikian pula yang terjadi dalam perkembangan perekonomian yang selalu memunculkan produk-produk baru seiring dengan perkembangan kebutuhan konsumen yang semakin beragam dan semakin bertambah kuantitasnya. Hampir semua sisi kehidupan dikemas ke dalam bentuk-bentuk komoditas termasuk di dalamnya seni-seni tradisi sampai hal-hal yang berbau religi. Hal-hal yang dulu tabu untuk dinilai dengan uang, justru sekarang berbalik menjadi komoditas yang mahal harganya, dan itu dipandang sah-sah saja. Padahal jika itu dikembangkan maka nilai gotong royong, nilai-nilai kebersamaan yang tulus akan menjadi pudar dan sebaliknya sikap dan sifat egois dan individualistis akan makin dominan yang akhirnya akan memicu perpecahan di sana-sini yang akibatnya ..... silahkan lanjutkan sendiri.
Lepas dari hal-hal negatif di atas, maka perlu kita cermati definisi dari Industri Kreatif yang kini lagi digalakkan oleh pemerintah, hal ini untuk dapatnya kita lebih berhati-hati dalam memilah pekerjaan agar bukan hanya kaya harta yang terjadi namun juga tetap kaya hati.
Industri kreatif adalah industri yang berasal dari pemanfaatan kreativitas, keterampilan, serta bakat individu untuk menciptakan kesejahteraan serta lapangan pekerjaan melalui penciptaan dan pemanfaatan daya kreasi dan daya cipta individu tersebut.
Dari definisi tersebut, pemerintah kemudian membagi industri kreatif ke dalam 14 subsektor, yakni:
3.    Pasar barang seni: perdagangan barang-barang asli, unik, dan langka lewat galeri, lelang, dll.
5.    Desain: terkait dengan kreasi desain grafis, desain interior, desain produk, desain industri, dll.
6.    Fashion: terkait dengan kreasi desain pakaian, desain alas kaki, dan aksesori mode lainnya.
7.    Video, film, dan fotografi: produksi video, film, dan jasa fotografi, termasuk proses distribusi.
8.    Permainan interaktif: kreasi permainan komputer dan video yang bersifat hiburan, edukasi, dll.
10.  Seni pertunjukan: konten produksi pertunjukan, misal opera, musik teater, drama, tarian, dll.
11. Penerbitan dan percetakan: penulisan konten dan penerbitan buku, majalah, koran, jurnal, dll.
12.  Layanan komputer dan piranti lunak: layanan komputer, olah data, piranti lunak, dll.
13.  Televisi dan radio: kreasi konten acara, transmisi konten, station relay, dll.
14. Riset dan pengembangan: penemuan dan penerapan ilmu dan teknologi.

      Dari 14 sub sektor tersebut mana yang akan kita kembangkan hendaknya dengan mempertimbangkan berbagai persyaratan awal yang ada baik dari sisi spiritual, mental, material, dan finansial yang ada termasuk tentunya memperhatikan dampak terhadap lingkungan baik unsur alam maupun masyarakatnya.